Category Archives: Herbal

Bunga Kenanga dan Manfaatnya

blank

Kenanga (Cananga odorata) banyak ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias. Kenanga yang ditanam di halaman biasanya dari jenis perdu yang tingginya tak lebih dari dua meter. Tumbuhan ini dapat berbunga sepanjang waktu tanpa mengenal musim.

Bunga kenanga memiliki wangi lembut yang sangat khas. Warna dominan pada bunganya yang sudah tua adalah kuning, sedangkan bagian pangkalnya berwarna kehiaju-hijauan. Karena wanginya yang kuat, bunga kenanga masuk dalam daftar bahan baku pembuatan minyak asiri untuk parfum maupun aroma terapi.

Ciri Morfologis Tumbuhan Kenanga
Beberapa ciri tanaman kenanga dapat pembaca lihat dalam foto berikut:

blank
Tanaman kenanga yang sedang berbunga.
(Sumber foto: https://pixabay.com/photos/ylang-ylang-flower-smell-yellow-1118057/)

Manfaat Kenanga
Selain untuk bahan minyak wangi, bunga dan kulit batang kenanga juga dapat menjadi bahan obat herbal untuk beberapa penyakit. Beberapa manfaat kenanga untuk obat dapat dirangkum sebagai berikut:
1. Obat Asma dan Bronkhitis
Jika gejala asma kambuh, seduhlah 3 kuntum bunga kenanga kering dengan segelas air panas. Tutup gelas selama 15 menit lalu saring, dan minum air seduhannya. Lakukan secara rutin satu kali sehari untuk hasil yang lebih baik.

2. Obat Sesak Nafas
Rebus 1/2 genggam bunga kenanga dengan 2 gelas air hingga tersisa satu gelas. Saring hasil rebusan lalu minum 2x sehari, masing-masing 1/2 gelas.

3. Kudis
Tumbuk sekitar 50 gram bunga kenanga hingga halus, lalu tambahkan minyak VCO atau minyak zaitun. Panaskan dengan api kecil. Oleskan minyak pada kulit yang terkena kudis secara rutin hingga sembuh.

Cara Pengawetan Bunga Kenanga
Setelah berwarna kuning tua, bunga kenanga biasanya akan jatuh dan mengering di tanah jika tidak kita panen. Oleh karena itu, jika kenanga berbunga lebat, jangan lupa untuk memanennya segera. Bunga kenanga hasil panen dapat kita awetkan sebagai persediaan obat-obatan ataupun aroma terapi dan wangi-wangian.

Cara pengawetan bunga kenanga paling mudah adalah dengan dijemur atau dikeringkan. Setelah kering, bunga dapat disimpan dalam stoples kaca tertutup dan letakkan di tempat yang sejuk.

blank
Bunga kenanga hasil panen.
(Sumber foto: https://pixabay.com/photos/ylang-ylang-flower-plant-2148082/)

Demikian catatan tentang tanaman kenanga. Cara mengolah kenanga sebagai bahan kosmetika akan dibahas dalam artikel terpisah. Klik follow untuk mendapat kabar artikel terbaru. Klik like dan share jika artikel ini bermanfaat.

blank

Manfaat Lidah Buaya

blank

Lidah buaya (Aloe vera) adalah tumbuhan terna berumur panjang. Ciri khas lidah buaya adalah daunnya yang tebal berdaging. Di dalam daging daun lidah buaya terdapat gel padat yang memiliki banyak kandungan air. Tumbuhan ini layak dikoleksi di pekarangan, karena manfaatnya yang sangat beragam.

Ciri Morfologis
Bagian-bagian tumbuhan lidah buaya dapat dilihat dalam foto-foto berikut ini:

blank
Daun lidah buaya berdaging tebal
(Sumber foto: https://pixabay.com/photos/aloe-vera-succulent-plant-green-262725/)

Kadang-kadang, lidah buaya juga berbunga. Lihatlah bunganya dalam foto-foto berikut ini:

blank
Lidah buaya berbunga di sebuah lahan.
(Sumber foto: https://pixabay.com/photos/aloe-vera-aloe-vera-plant-plant-2190949/
blank
Bunga lidah buaya jenis lainnya.
(Sumber foto: https://pixabay.com/photos/aloe-vera-blossom-bloom-247157/)

Manfaat Lidah Buaya
Beberapa manfaat lidah buaya dapat dirangkum sebagai berikut:
1. Melembapkan dan mencerahkan kulit
2. Mengobati luka tergores/teriris
3. Menyuburkan rambut
4. Menjaga kesehatan fungsi organ pencernaan
5. Mengobati dan mencegah sembelit
6. Mengobati wasir atau ambeien
7. Mengobat luka pada lambung
8. Mengobati disentri
9. Bahan baku makanan dan minuman kaya serat

Bagaimana cara mengolah lidah buaya untuk merawat kulit, dapat disaksikan dalam video di bawah ini:

https://www.youtube.com/watch?v=Gtzu0QeUniw&t=7s

Cara mengolah lidah buaya sebagai makanan/minuman dapat dilihat dalam video berikut ini:

Demikian sekilas catatan tentang manfaat lidah buaya. Penjelasan lebih terperinci tentang cara pengolahan lidah buaya lainnya, dapat pembaca simak dalam artikel terpisah.

Silakan klik follow untuk mendapat info tulisan terbaru dan klik tombol like dan share jika artikel ini bermanfaat.

Manfaat Mengkudu

Mengkudu (Morinda citrifolia) adalah tanaman perdu menahun yang tingginya bisa lebih dari dua meter. Tumbuhan ini tergolong liar. Biasanya kita menemukan mengkudu di pinggiran hutan atau kebun. Saat ini, mengkudu menjadi salah satu tumbuhan yang banyak dicari, karena manfaatnya yang besar, terutama bagi kesehatan.

 

Ciri Morfologis Mengkudu
Mari kita lihat foto-foto berikut ini untuk melihat ciri-ciri fisik tanaman mengkudu:

blank
Buah mengkudu
blank
Bunga mengkudu
blank
Pohon mengkudu

Manfaat Mengkudu
Berikut ini beberapa manfaat mengkudu, terutama untuk kesehatan:

1. Menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah
Tumbuk atau parut 2 buah mengkudu yang sudah hampir masak, tambahkan dua sendok air, peras, lalu saring. Minum air hasil penyaringannya dengan tambahan madu.

2. Menambah daya tahan tubuh
Bagian mengkudu yang digunakan adalah buah dan bijinya. Kita dapat menggunakan mengkudu kering ataupun segar. 

Jika ingin menggunakan mengkudu segar, pilihlah mengkudu yang sudah masak. Haluskan buah masak dengan sendok, saring airnya, lalu minum satu sendok per-hari.

3. Menguatkan akar rambut
Untuk menguatkan akar rambut, gunakan buah mengkudu masak. Cara mengeluarkan sari buah, sama dengan poin nomor 2.

4. Menurunkan kadar gula darah
Gunakan bagian daun dari mengkudu untuk menurunkan kadar gula darah. Pilih daun yang masih muda, kukus bersama nasi, lalu makan sebagai lalap.

5. Mengobati sariawan
Gunakan buang mengkudu masak untuk mengobati sariawan. Cara pengolahannya sama dengan poin 1.

6. Menghilangkan ketombe
Gunakan air dari buah mengkudu masak untuk mengobati ketombe. Oleskan pada kulit kepala, diamkan selama 30 menit lalu bilas dengan air.

7. Mengobati batuk
Bagian yang digunakan adalah buahnya yang sudah hampir masak.

8. Melembutkan kulit
Bagian yang digunakan adalah air perasan buah yang sudah masak. Oleskan pada kulit, diamkan 15-30 menit, lalu bilas dengan air bersih.

9. Bahan campuran rujak tumbuk
Selain digunakan sebagai obat, buah mengkudu tua yang masih keras juga dapat diolah menjadi makanan, yaitu sebagai campuran bahan rujak tumbuk. Penambahan mengkudu akan membuat rujak lebih aman bagi lambung yang sensitif.

Demikian catatan kecil tentang manfaat mengkudu. Jika artikel ini bermanfaat, silakan klik tombol like dan share.

 

 

blank

Tanaman Kecombrang dan Manfaatnya

Kecombrang adalah sejenis tanaman bumbu yang karakteristik daun dan batangnya mirip dengan lengkuas, namun ukurannya jauh lebih besar dan juga lebih tinggi. Kecombrang memiliki aroma yang khas, yang dapat membuatnya berbeda dengan aroma tanaman bumbu lainnya.

blank
Bunga kecombrang
blank
Daun kecombrang

Bagian tanaman kecombrang yang paling banyak digunakan adalah bunga dan bagian dalam dari batangnya. Tetapi, rimpangnya pun dapat digunakan untuk memasak jika tanaman sedang tidak berbunga.

Ciri Morfologis Kecombrang

Foto berikut ini semoga membantu lebih banyak untuk mengenal ciri-ciri fisik tanaman kecombrang:

blank

Manfaat Kecombrang

  1. Bahan baku masakan sekaligus bumbu masak.
  2. Bahan baku herbal untuk mengobati batuk dan menurunkan kolesterol.
  3. Menambah nafsu makan.
  4. Bunga potong.

blank
tumis bunga pepaya & kecombrang

Sebagai bahan masakan, kecombrang biasa dibuat menjadi sambal, bumbu sayur lodeh, dan campuran tumis sayuran. Salah satu kombinasi yang lezat dengan bahan baku kecombrang adalah bunga pepaya. Tumis bunga pepaya menjadi lebih istimewa dengan campuran kecombrang. Dijamin, nafsu makan akan bertambah dengan menu tersebut.

Sebagai obat batuk, bagian tanaman kecombrang yang digunakan adalah bunganya. Kukus/bakar bunga kecombrang hingga layu, lalu memarkan. Seduh bunga dengan setengah gelas air, kemudian saring airnya. Minum dua kali sehari.

Mengonsumsi kecombrang sebagai sambal atau masakan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Dengan catatan, bumbu lainnya juga tidak memicu naiknya kolesterol.

Selain digunakan sebagai makanan dan obat, kecombrang juga dapat dijadikan bahan baku bunga potong untuk menghias ruangan.

Artikel ini bermanfaat? Silakan klik tombol like dan share di bawah tulisan.

blank

Murbei dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Murbei sering disebut juga dengan nama babasaran. Dalam bahasa Inggris murbei disebut sebagai kelompok mulberry. Tumbuhan ini tergolong ke dalam keluarga Moraceae.

Ciri Morfologis Murbei
Murbei termasuk kelompok tumbuhan perdu menahun. Daunnya mirip daun bunga sepatu. Cabang dan rantingnya tidak berduri. Tetapi, beberapa orang sering tertukar mengidentifikasi murbei sebagai arbei atau arben.

Lihatlah beberapa dokumentasi foto berikut ini untuk mengenal penampakan fisik tumbuhan murbei lebih dekat.

blank
buah murbei setengah masak
blank
daun murbei
blank
buah murbei muda

Manfaat Murbei
Tumbuhan murbei memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, di antaranya sebagai berikut:
1. Daunnya dapat digunakan sebagai obat luka, borok, dan pembersih darah.

Untuk luka atau borok, daun dapat dilayukan, lalu remas-remas/haluskan sampai menjadi pasta dan campur dengan minyak kelapa. Tempelkan pasta daun murbei pada luka/borok.

Untuk pembersih darah dan radang kulit, rebus segenggam daun murbei dengan 2 gelas air, hingga tersisa satu gelas. Minum setelah suhu rebusan hangat. Minum secara rutin sekali dalam sehari.

2. Rantingnya dapat digunakan sebagai obat rematik.

Potong-potong ranting tanaman murbei lalu jemur. Rebus sebanyak 15 gram ranting kering murbei dengan 3 gelas air, hingga tersisa 1 gelas, lalu minum setelah suhu air hangat.

blank

3. Buahnya dapat digunakan sebagai bahan terapi hepatitis, kurang darah, dan hipertensi.

Blender 10 buah murbei segar dengan campuran segelas air, lalu minum sekaligus. Lakukan rutin 2x sehari dengan dosis yang sama.

Manfaat murbei, sangat banyak , bukan? Tanamlah di pekarangan. Kita bisa menanamnya di lahan maupun di dalam pot. Murbei dapat diperbanyak dengan cara setek.

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, silakan klik like atau share pada ikon media sosial di bawah tulisan.

Cara Membuat Kunyit Instan Kering

Hasil panen kunyit di pekarangan kadang mungkin berlimpah. Akan tetapi, untuk dijual ke pengepul juga tanggung. Nah, selain kita simpan sebagian untuk bumbu segar, kita juga bisa mengawetkannya menjadi serbuk minuman instan. Memang, kunyit instan sudah banyak juga dijual di pasaran, namun jika kita membuatnya sendiri tentu memiliki kelebihan, yaitu menjadi lebih pasti komposisi bahannya, dan tidak perlu memakai pengawet apalagi pewarna atau pemanis buatan.

Bahan yang dibutuhkan:

  1. Kunyit segar
  2.  Gula pasir
  3. Sejumput garam untuk penambah rasa
  4. Bahan tambahan: daun pandan, cengkih, jeruk nipis (optional)