Author Archives: admin

Adas

Nama Ilmiah: Foeniculum vulgare
Rasa: Manis, hangat
Kelompok Tumbuhan: terna
Manfaat: herbal, bumbu, dan sayuran
Khasiat: mengobati batuk, paru-paru, sesak napas.
Bagian yang digunakan: biji, batang, dan daun.

Manfaat Biji

flomo001 / Pixabay

Biji adas merupakan bahan bumbu masak. Adas biasanya ditambahkan ke dalam masakan yang berbahan dasar daging atau ikan.

Selain menjadi bumbu, biji adas juga dapat dihaluskan untuk menjadi pengganti pasta gigi.

 

Manfaat Batang Adas

mayapujiati / Pixabay

Batang adas dapat diolah menjadi tumisan, sebagai pelengkap lauk pauk atau dimakan mentah sebagai lalapan.

Cara Menanam Sawi dan Pakchoy Di Pot/Polybag

Cara menanam sawi dan pakcoy hampir sama, karena keduanya  masih satu keluarga. Berikut ini langkah-langkahnya:

TAHAP 1

Siapkan media tanam: tanah, pupuk kandang/kompos, dan arang sekam. Campurkan ketiganya menjadi satu. Perbandingan jumlahnya 1:1:1.

TAHAP 2

Siapkan pot/polybag atau wadah bekas untuk menanam. Pastikan bagian bawahnya berlubang, agar kelebihan air tidak menggenangi akar.

TAHAP 3

Tutup lubang di dalam pot/polybag dengan batu kerikil atau pecahan genting/batu bata agar media tanam tidak keluar dari pot. Tuangkan media tanam yang sudah dicampur tadi ke dalam wadah tanam sampai penuh. Siram hingga benar-benar basah.

TAHAP 4

Taburkan biji sawi atau pakchoy di atas media tanam hingga merata. Cukup sejumput biji untuk ditabur di pot berdiameter 40 cm. Taburkan media tanam tanam halus di atas biji, sehingga seluruh biji tertutup.

TAHAP 5

Siram kembali media tanam di pot hingga merata. Letakkan pot di tempat teduh. Jangan lupa menyiramnya setiap hari, 1-2 kali sehari.

TAHAP 6

Setelah semaian berumur 3 hari dan biji-biji biasanya sudah mulai berkecambah, pindahkan pot ke tempat yang terkena cahaya matahari.

TAHAP 7

Sebagai tahap perawatan, kita hanya perlu menjaga agar tanaman tidak kekurangan air dan cahaya. Sebagai pupuk tambahan, kita bisa menyiramkan air sisa pencucian beras sebagai pengganti air biasa dalam menyiram.

TAHAP 8

Foto: Maya A.P/Taman Lestari

Setelah berumur 3 minggu, sawi atau pakchoy biasanya sudah mulai bisa dipanen secara bertahap. Cabut dulu tanaman yang besar dan sisakan yang masih kecil. Setelah dijarangkan, tanaman yang masih kecil akan tumbuh lebih cepat karena tidak perlu berebut nutrisi.

Jika kita menginginkan sawi/pakchoy yang lebih gemuk, sebaiknya kita menyapih tanaman di umur 1 atau 2 minggu ke dalam wadah tanam lain, sehingga tanaman mendapat pupuk yang optimal.

 

 

 

Jual Nutrisi Hidroponik Sayuran Umbi

Nutrisi Hidroponik Sayuran Umbi

Nutrisi Hidroponik Sayuran Umbi khusus untuk dipergunakan menanam sayuran jenis umbi seperti bawang merah, kentang, lobak, dll. Merek= Goodplant
Ukuran= 250 gram (untuk  pekatan 500 ml)
Harga= Rp. 25.000,- (belum termasuk ongkos kirim). Klik di SINI untuk membeli.

Nutrisi hidroponik lainnya:
Nutrisi Hidroponik Sayuran Daun [Kode Produk: NHD]
Nutrisi Hidroponik Buah dan Sayuran Buah [Kode Produk NHB]
Nutrisi Hidroponik Bunga dan Sayuran Bunga [Kode Produk: NHBG]

 

 

Jual Nutrisi Hidroponik Bunga dan Sayuran Bunga

Nutrisi Hidroponik Bunga dan Sayuran Bunga

KODE PRODUK: NHBG
Nutrisi hidroponik  ini khusus untuk pupuk hidroponik  bunga dan sayuran bunga, seperti brokoli, kembang kol, dll.

Merek= Goodplant
Ukuran= 250 gram (untuk menghasilkan pekatan 500 ml)
Harga= Rp. 25.000,- (belum termasuk ongkos kirim).

 

Nutrisi Hidroponik lainnya:

Jual Nutrisi Hidroponik Sayuran Daun[Kode produk: NHD]

Jual Nutrisi Hidroponik Buah dan Sayuran Buah [Kode produk: NHB]

Jual Nutrisi Hidroponik Sayuran Umbi [Kode produk: NHU]

SILAKAN ISI FORM DI BAWAH INI UNTUK MEMESAN PRODUK

(Total belanja setelah ongkir dan nomor rekening, akan kami informasikan melalui SMS)

Nama Lengkap:
Alamat Lengkap:*
E-mail:*
No. Handphone:
-
Kode produk yang Anda Pesan:

 

Jual Nutrisi Hidroponik Sayuran Daun

Nutrisi Hidroponik Sayuran Daun

Nutrisi hidroponik  ini khusus untuk pupuk hidroponik sayuran daun, seperti bayam, sawi, pakchoy, kangkung, selada, dl.

Merek= Goodplant
Ukuran= 250 gram (untuk  pekatan 500 ml)
Harga= Rp. 25.000,- (belum termasuk ongkos kirim). Klik di SINI untuk membeli.

Nutrisi Hidroponik lainnya:
Jual Nutrisi Hidroponik Buah dan Sayuran Buah [Kode Produk  NHB]
Jual Nutrisi Hidroponik Sayuran Umbi
[Kode Produk: NHU]
Jual Nutrisi Hidroponik Bunga dan Sayuran Bunga
 [Kode Produk: NHBG]

 

 

 

 

Model Pertanian Organik Murah

Masanubo Fukuoka mengenalkan penggunaan jerami sebagai mulsa dan penyubur tanah. Hal itu banyak menginspirasi orang tentang pertanian organik yang murah dan mudah. Namun, definisi mudah bisa dikatakan relatif. Di beberapa tempat, jerami ternyata bukanlah barang yang gampang didapat. Karena itu, yang mungkin perlu kita ambil adalah prinsipnya, yaitu bagaimana sebanyak mungkin mengembalikan bahan organik ke lahan kita sehingga lahan tetap subur dan tanah menjadi gembur.

Ada satu kebiasaan menarik yang dilakukan beberapa orang di negara-negara Eropa dan Amerika dalam menyuburkan tanah, sekaligus mengurangi gulma secara alami, yaitu menaburkan sisa-sisa buangan pohon, seperti ranting, daun, dan serpihan kayu di lahan tanam mereka. Sebenarnya konsep ini bukanlah hal baru bagi petani kita, namun bagaimana mereka menjadikannya terpola, itulah yang menarik.

permakulturGulma berupa rumput-rumputan, yang biasanya dianggap musuh, dengan sudut pandang di atas, justru mereka anggap sebagai modal untuk bahan baku campuran dalam pembuatan kompos.

Mereka menjadikan kegiatan mengompos sebagai kegiatan wajib, karena kompos itulah yang akan menjadi media tanam utama mereka. Tekstur kompos yang gembur, membuat mereka tidak perlu lagi melakukan pencangkulan atau pembajakan lahan.

Karena itu, kini berkembang istilah “No dig gardening” (berkebun tanpa menggali/mencangkul). Dengan cara ini, di lahan berbatu atau berpasir sekalipun kita masih bisa menanam sayur. Asalkan punya kompos, kita bisa menebarnya di satu area tertentu dengan ketebalan 20-30 cm, lalu menanam aneka benih di atasnya. Menurut saya, cara ini menjadi solusi bagi para peminat bercocok tanam yang tanah pekarangannya kurang kondusif untuk ditanami dengan cara konvensional.

Tertarik mencoba?

Cara Membuat Kunyit Instan Kering

Hasil panen kunyit di pekarangan kadang mungkin berlimpah. Akan tetapi, untuk dijual ke pengepul juga tanggung. Nah, selain kita simpan sebagian untuk bumbu segar, kita juga bisa mengawetkannya menjadi serbuk minuman instan. Memang, kunyit instan sudah banyak juga dijual di pasaran, namun jika kita membuatnya sendiri tentu memiliki kelebihan, yaitu menjadi lebih pasti komposisi bahannya, dan tidak perlu memakai pengawet apalagi pewarna atau pemanis buatan.

Bahan yang dibutuhkan:

  1. Kunyit segar
  2.  Gula pasir
  3. Sejumput garam untuk penambah rasa
  4. Bahan tambahan: daun pandan, cengkih, jeruk nipis (optional)

 

Cara Mudah Membuat Kompos Di Rumah

Bagi sebagian orang, menanam sendiri sayuran untuk kebutuhan rumah tangga biasanya bermula dari dua alasan: untuk menghindari pestisida sintetis dan menghemat uang belanja.  Nah, jika terkait alasan ke-dua, tentu saja perlu  ikhtiar lebih agar biaya bercocok tanam bisa semurah mungkin sehingga tujuan berhemat akan tercapai.

Jing / Pixabay

Salah satu komponen bercocok tanam yang cukup mahal adalah pupuk. Sekalipun itu pupuk organik, jika kita mendapatkannya dengan cara membeli, tentu saja akan menambah biaya bertanam. Karena itu, perlu ada cara lain agar kebutuhan pupuk juga bisa diperoleh secara mandiri, secara berkelanjutan, menggunakan perputaran alamiah hasil kebun dan buangan sisa hasil panen. Membuat kompos. Itulah solusinya.

Ada banyak cara untuk mengolah bahan organik menjadi kompos. Untuk pembuatan kompos skala rumah tangga, cara ini cukup sederhana.

Peralatan dan Perlengkapan

  • Ember bekas cat ukuran 25 liter beserta tutupnya
  • Solder
  • Pengaduk kayu
  • EM4 atau MOL (mikroorganisme lokal)
  • Sampah organik atau sisa pemangkasan daun dari kebun (bahan hijau/dominan nitrogen)
  • Sekam mentah/cocopeat/serbuk gergaji/daun-daun dan potongan ranting kering. Bisa dipilih mana yang mudah didapat. (bahan coklat/dominan carbon)

Cara membuat tong pengomposan

  1. komposterPanaskan solder, lalu buatlah sejumlah lubang di sekeliling ember, termasuk di bagian bawah dan juga tutupnya.
  2. Letakkan ember di atas dudukan (kaki-kaki) dari bata merah atau sejenisnya, sehingga posisinya tidak menyentuh dasar lantai/tanah.

Cara membuat kompos

  1. Masukkan dua bagian  bahan coklat ke dalam ember pengomposan, sebagai lapisan pertama.
  2. Masukkan satu bagian bahan hijau sebagai lapisan kedua
  3. Campur EM4/MOL dengan air sumur dengan perbandingan 10 ml:1 liter air. Gunakan larutan ini untuk menyiram bahan kompos di dalam ember secukupnya sehingga bahan kompos menjadi lembap. Kegunaan EM4/MOL dalam pengomposan adalah sebagai penyumbang bakteri untuk mempercepat penghancuran bahan organik.
  4. Lakukan penumpukkan bahan organik secara berlapis-lapis dengan pola yang sama dengan memanfaatkan bahan organik sisa dapur/kebun dan campuran EM4/MOL.
  5. Setelah ember penuh, biarkan tertutup selama 1 bulan supaya terjadi fermentasi. Tiga hari sekali, kita bisa mengaduk atau membalik bahan kompos supaya pasokan udara ke dalam tumpukan di bagian tengah merata dan kompos cepat matang.
  6. Salah satu indikator keberhasilan pengomposan: sampah tidak berbau.
  7. Kompos bisa dipanen, setelah warnanya kehitaman dan teksturnya remah jika dipegang.
  8. Sebelum digunakan sebagai media tanam atau pupuk, kompos perlu didinginkan suhunya, sehingga aman bagi tanaman.

==============================================

Catatan:sampahorganik
– Supaya pengomposan bahan organik bisa berkelanjutan, setidaknya kita perlu memiliki 2 atau 3 ember pengomposan.

– Letakkan ember pengomposan di tempat terbuka yang ternaungi dari hujan dan juga terhindar dari paparan cahaya matahari langsung.

Mudah, bukan?
Cara ini jauh lebih efisien dibandingkan cara lain yang lumayan memakan waktu dan biaya dalam pembuatannya.

 

Menanam Markisa Di Pekarangan

mayapujiati / Pixabay

Markisa, termasuk tanaman buah yang mengasyikkan. Mereka tidak rewel soal perawatan. Kita hanya perlu menyediakan rambatan. Selanjutnya mereka akan berkembang sendiri, berbunga, dan berbuah. Rasa buahnya yang asam menunjukkan bahwa ia mengandung vitamin C cukup tinggi. Tidakkah hal itu merupakan keunggulan sebagai tanaman pilihan keluarga? Seberapa kecilnya pun pekarangan rumah, jangan sampai kita memanen ruang kosong.  ^_^

markisa2

Sumber foto: www.tamanlestari.com

Menanam Bunga Kol Hidroponik

Salah satu keunggulan bertanam dengan teknik hidroponik memang terletak pada fleksibilitasnya. Seorang “petani” tidak mesti harus memiliki lahan luas untuk menanam berbagai sayuran. Salah satu jenis sayuran yang bisa dicoba adalah bunga kol (cauliflower). Bermodalkan wadah tanam berupa pipa PVC 3″ yang dirangkai menjadi rangkaian DFT, bunga kol bisa tumbuh baik dan berbunga.

bungakol

Cara menanam tak beda dengan teknik bertanam konvensional. Biji disemai dulu. Setelah tumbuh 4 daun, barulah bibit dipindahkan ke wadah tanam tetapnya.

Nutrisi hidroponik yang diberikan menggunakan ukuran perbandingan:
– 5 ml: 1 liter air pada dua minggu pertama,
– 7 ml:1 liter air pada minggu ke-3 dan ke-4
– 8-9 ml: 1 liter pada minggu ke-5 hingga sekarang sampai panen.

Jual Benih Sayuran Eceran

Benih Sayuran Eceran

Jika kita ingin menanam sayuran dalam skala kecil, benih kemasan besar biasanya jarang terpakai semua. Sayang juga kan kalau akhirnya mubazir. Karena itu, membeli benih/bibit eceran adalah pilihan yang tepat.
Silakan pilih benih yang Anda perlukan. Harga per- bungkus hanya Rp. 6000,-.

*Minimal pembelian 5 bungkus/senilai Rp. 30.000,- (di luar ongkos kirim)

 

BENIH SAYURAN & KODENYA

BB- Bayam Batik (2 gram/ratusan biji)
BH- Bayam Hijau (5 gram/ratusan biji)
BM- Bayam Merah (2 gram/ratusan biji)
BL- Blewah (sekitar 20 biji)
CK- Cabe keriting (sekitar 30 biji)
CR- Cabe rawit merah (sekitar 50 biji)
C- Caisim/Sawi hijau (Ratusan biji)
KP- Kacang Panjang (25 biji)
K- Kailan (150-an biji)
KG- Kangkung (Ratusan biji)
KK- Kembang kol (30-an biji)
M- Mentimun (20 biji)
P- Pokchoy (250-an biji)
SKH- Selada keriting hijau (400-an biji)
SLR- Selada Lolo Rosa (150-an biji)
S- Seledri (ratusan biji)
TU- Terong Ungu (sekitar 20 biji)
TC- Tomat ceri roma (sekitar 30 biji)

Tunggu apa lagi, silakan dipesan! ^_^
Gunakan kode benih untuk mempersingkat pemesanan. Jika Anda ingin membeli 2 bungkus bayam batik dan 2 bungkus kembang kol, cukup diketik: BB=2, KK=2.

SILAKAN ISI FORM DI BAWAH INI UNTUK MEMESAN 
(Nomor rekening dan total belanja setelah ongkir, akan kami informasikan melalui SMS)

Nama Lengkap:
Alamat Lengkap:*
E-mail:*
No. Handphone:
-
Kode produk yang Anda Pesan:

Info Buku: Budi Daya Bawang

budidayabawangJudul Buku: Budi Daya Bawang
Penulis: Singgih Wibowo
Penerbit: Penebar Swadaya

Bawang adalah bumbu masakan sehari-hari masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, keberadaannya sangat diperlukan dalam jumlah yang cukup banyak.

Buku Budi Daya Bawang ini berguna bagi Anda yang ingin menanam bawang dalam skala kecil maupun besar atau menjadi pelopor sebagai penanam bawang di daerah yang tidak populer sebagai sentra penanaman bawang.

Berminat memilikinya? Klik di SINI

Cara Menanam Bawang Merah Hidroponik Di Dalam Polybag

eksperimenbawangBenih

Benih yang digunakan berupa umbi. Untuk hasil maksimal, berat umbi minimal 5 gram per-umbi dan kulit umbinya kering. Dengan kata lain, hindari menggunakan bawang yang terlalu mungil sebagai bibitSaya sudah membuktikan perbedaannya.

 Media tanam

Sekam bakar  + cocopeat  (serbuk sabut kelapa) dengan perbandingan 10:1 atau bisa juga 80% : 20%.
Jika alat takar yang kita gunakan berupa ember kecil misalnya, perbandingan takaran itu berarti= 10 ember kecil arang sekam : 1 ember kecil cocopeat.

Fungsi cocopeat adalah sebagai pengikat air agar nutrisi yang disiramkan tidak langsung limpas ke dasar polybag. Mengapa hanya 1 bagian? Karena cocopeat yang terlalu banyak bisa menyebabkan media tanam keseluruhan menjadi terlalu asam, sehingga buruk bagi pertumbuhan tanaman.

Wadah Tanam

Gunakan polybag ukuran 25 cm. Kelebihan polybag: murah, dan sudah ada pori-pori di bagian bawah maupun sampingnya. Pori-pori ini baik untuk memasok oksigen ke akar.

Nutrisi Hidroponik

Nutrisi Hidroponik Sayuran Umbi

Untuk hasil optimal, sebaiknya gunakan Nutrisi Hidroponik Sayuran Umbi. Namun 4 minggu pertama bisa gunakan nutrisi hidroponik sayuran daun dengan perbandingan:
– 2 minggu pertama=> nutrisi:air biasa= 5ml : 1 liter
– 4 minggu berikutnya => naikkan kepekatan nutrisi= 7ml:1 liter

Jika tidak ingin menggunakan nutrisi AB mix, saya rekomendasikan memakai POC (pupuk organik cair) buatan sendiri yang banyak mengandung unsur N (Nitrogen) untuk membantu pertumbuhan daun dan unsur P (fosfor) untuk perakaran.

*Cara pembuatan POC menyusul dalam tutorial berikutnya ya 🙂

Sesudah 1,5 bulan, saya ganti nutrisi dengan bahan organik, yaitu:
– EM4. Perbandingan dengan air biasa=20 ml :1 liter
– POC dari pupuk kandang + sabut kelapa + EM4 + gula pasir

Kedua jenis nutrisi ini saya gunakan berselang-seling, tidak digabung.

 

Cara Menanam

Cara 1:
– Umbi bawang disemai dulu di atas tray semai atau sejenisnya. Media arang sekam. Untuk mengganti tray semai plastik, bisa kita gunakan bekas karton telur.
– Sebelum disemai, ada baiknya ujung atas bawang dipotong sedikit agar merangsang pertumbuhan daun.
– Penyemaian dilakukan dengan terlebih dulu menyiram seluruh permukaan media tanam, baru sesudahnya letakkan umbi bawang.

Dalam 3 hari, akar bawang yang berwarna putih biasanya sudah muncul di pangkal umbi, dan makin lama akan semakin banyak.

Umbi bawang mulai tumbuh dalam semaian. (Foto: Maya A.P/Taman Lestari)

Umbi bawang mulai tumbuh dalam semaian. (Foto: Maya A.P/Taman Lestari)

Jangan lupa untuk menyirami semaian 1 atau 2 kali sehari, tergantung kelembapan udara di daerah masing-masing.

Setelah daun muncul, ambil umbi menggunakan stik es krim atau yang serupa, tepat di sisi media tanam. Seluruh akar dan media tanam harus terangkat semua.

– Tanam bibit di polybag yang sudah diisi campuran arang sekam dan cocopeat.
– Untuk hasil yang maksimal, dianjurkan untuk membenamkan seluruh bagian umbi, sehingga yang terlihat hanya pangkal hingga ujung daun.
– Letakkan polybag di tempat yang teduh selama 1 minggu. Selanjutnya pindahkan ke tempat yang terkena cahaya matahari minimal 8 jam.

– Penyiraman nutrisi dilakukan antara 1-2 kali sehari, tergantung cuaca. Jika panasnya cukup terik, siramlah 2 kali.

 

 

Cara 2
– Umbi bawang tidak disemai dulu tapi tetap bisa dilakukan pemotongan ujung umbi.
– Tanam umbi di polybag sama seperti cara 1, namun umbi belum berdaun.
– Siram umbi bawang dengan air biasa sampai daunnya keluar.
– Ganti cairan untuk penyiraman dengan nutrisi hidroponik sesudah itu. Silakan baca kembali tahapan yag dijelaskan dalam sub tema pupuk.

Masa Panen

menanambawangmera

Hasil panen bawang hidroponik dari polybag. (Foto: Maya A.P/TamanLestari)

Masa panen bawang merah antara 70-100 hari , ditandai dengan daun bawang yang terlihat rebah dan warna mulai agak kekuning-kuningan.

Di daerah panas, bawang bisa dipanen antara 70-80 hari, sementara di daerah bersuhu dingin butuh waktu lebih lama.Video CARA MENANAM BAWANG MERAH HIDROPONIK dilihat di SINI.

Menanam Bawang Merah Organik Di Polybag

bawangmerah4Benih 

Kriteria benih dan penangannya sama dengan  cara menanam bawang merah hidroponik.

Jenis benih yang kita pakai berupa umbi. Diusahakan umbinya sudah disimpan sekitar 2-3 bulan. Jika kita gunakan umbi segar yang penyimpanannya kurang dari 2 bulan, kita bisa lakukan pemotongan ujung umbi sekitar 1/3 bagian. Tujuannya, agar daya tumbuh meningkat, dan dipercaya akan menambah kelipatan jumlah umbi baru.

Jika kita gunakan umbi bawang dari pasar, pilihlah yang permukaannya kering. Perkiraaan jumlah umbi dalam 1 kilo jika ukurannya tidak seragam kurang lebih 100-150 umbi.

Wadah Tanam

Kita bisa gunakan polybag ukuran minimal 25 atau 30 cm. Semakin besar ukuran polybag, hal itu makin bagus. Kita bisa menanam di dalamnya 3-5 umbi.

Media Tanam & Pupuk

Karena bawang merah membutuhkan media yang remah agar perakarannya baik, maka media tanam  juga sebaiknya memenuhi kriteria tersebut. Beberapa kombinasi yang bisa digunakan:
1.  Tanah + arang sekam+ pupuk kandang/kompos. Perbandingannya= 1:1:1
2. Tanah + pupuk kandang/kompos (jika kondisi tanah di tempat kita sudah dianggap cukup gembur).

(Mengapa memilih pupuk kandang atau kompos? Karena kedua jenis pupuk ini sudah mengandung unsur utama nutrisi yang dibutuhkan tanaman, seperti: N (Nitrogen), P (Fosfor), K (Kalium), Ca (Kalsium), dan Mg (Magnesium) dan juga unsur mikro berupa zat lainnya )

Cara Menanam

1. Umbi kita potong dulu 1/3 bagian ujungnya. Akan lebih baik jika hal ini dilakukan sehari sebelumnya, agar permukaan potongan bawang mengering dulu sebelum ditanam.
2. Masukkan media tanam ke dalam polybag hingga 3/4 bagian

3. Benamkan  umbi bawang  ke dalam media tanam hingga tersisa permukaannya. Dalam satu polybag  25cm  kita bisa menanam  3 umbi dan bisa sekitar 5  umbi jika polybagnya lebih besar lagi.

Pupuk Tambahan

Karena medianya berupa tanah dan pupuk/makanan bagi tanaman sudah tersedia dalam campuran media tanam, maka pemberian pupuk lanjutan bisa dilakukan setelah 2 minggu berikutnya. Jadi, yang dilakukan hanya penyiraman jika tanaman tidak kena hujan.

Pemberian tambahan pupuk sebaiknya dilakukan seminggu sekali sampai seminggu menjelang panen. Jenis pupuk yang disarankan adalah pupuk organik cair, agar lebih mudah terserap akar.

Perawatan Tanaman

  1. Sempatkan untuk mendangir atau menggemburkan media tanam bawang seminggu atau 2 minggu sekali, agar pasokan oksigen ke akar menjadi lancar.
  2. Jika ada hama berupa kutu hitam, kita bisa membuangnya secara manual. Gunakan kain yang diolesi cairan tembakau untuk mengambil kutu-kutu.

Masa Panen

Prediksi waktu panen tak beda dengan teknik budidaya bawang hidroponik. Di daerah bersuhu panas, masa tanam sekitar 70 hari, sedangkan di daerah sejuk bisa lebih panjang, yaitu 90-100 hari.

 Jumlah Hasil Panen

bawangmerahtanah

Panen bawang merah yang ditanam dengan media tanah (Foto: Maya A.P/Taman Lestari)

Setelah saya hitung, hasil panen bawang jika ditanam dengan media tanah, ternyata jauh lebih banyak daripada dengan cara hidroponik. Kita bisa memperoleh 4, 7, dan bahkan 10 umbi per- satu  benih. Kalau hasil melimpah dan ingin bawangnya awet, lakukan penjemuran selama kurang lebih 1-2 minggu sebelum disimpan.

Kelebihan menanam dengan media tanah:
1. Daun lebih tegak kokoh
2. Lebih sederhana dan mudah penanganannya
3. Kepadatan umbi lebih baik daripada bawang yang ditanam secara hidroponik.

Menanam Bayam Petik

bayam-300x244

Saat ini kebanyakan jenis bayam yang dijual di pasar adalah bayam cabut. Umurnya pendek, dan jika dipaksakan terus tumbuh, batang akan cepat mengeras, sehingga tidak enak lagi untuk dimakan. Karena itulah bayam petik menjadi lebih menarik bagi saya, karena ia lebih tahan lama. Daunnya pun lebar, sehingga bisa digunakan sebagai bahan baku keripik dan ketika dimasak sebagai sayur bening, rasanya lebih gurih, serta aromanya juga khas.

Beginilah penampakan bunganya:

Bunga bayam petik
Selain rasanya lebih enak, bayam petik bisa dipanen berkali-kali. Setelah dipetik, akan muncul pucuk baru dengan cabang dua atau tiga. Kita bisa memanennya lagi setelah pucuk-pucuk itu siap panen.