Masih liburan tahun baru 2012, sepupu-sepupuku, Nabila dan Noval tengah menginap di rumah kami. Tanteku mengantar mereka dengan motor. Kata mama, mereka diantar ke sini karena setiap hari mereka cuma main PS atau nonton TV. Jadi mereka diantar ke rumah kami. Sementara Nadia sudah pulang beberapa hari yang lalu.
Malam harinya, mamaku membuat acara belajar. Setiap anak mengambil sebuah buku pengetahuan berisi pertanyaan dan ada jawabannya. Aku memilih buku Aneka Keajaiban. Noval memilih Tempat-Tempat Terkenal. Adikku, Luqman memilih Roda dan Sayap. Kalau Nabila, aku sudah lupa lagi dia memilih buku apa.
Kami disuruh membaca buku kami. Lalu kami disuruh memegang sebuah kertas dan pulpen. Kata mamaku, “Kasih nama dulu kertasnya biar nggak ketukar.” Lalu kami disuruh menggambar buah kesukaan kami. Lalu menggambar makanan kesukaan. Lalu menggambar siapa di antara kedua orangtua kami yang paling sering marah sama kalian. Siapa diantara kedua orangtua yang paling sering dibikin repot. Kalau yang satu lagi aku lupa.
Lalu kami disuruh bertukaran kertas. Aku memegang kertas Noval. Noval yang Luqman. Nabila yang aku. Dan Luqman yang Nabila. Kami disuruh menebak gambar apa yang ada di kertas kami. Setelah menebak, Mama pergi mengambil papan tulis di ruang tamu. Noval tiba-tiba bilang, “Eh, lihat coba nama yang di kertas aku.” Aku yang memegang kertasnya membacakan keras-keras. “Muhammad Noval Bajigur.” Kami langsung tertawa-tawa. Tawa kami tak berhenti sampai mama datang.
Kami harus membuat cerita dan mama menuliskannya di papan tulis. Kami harus membuatnya dengan berbicara keras-keras. Dimulai dari Luqman. Judul cerita Luqman adalah Hidung yang Ingin Bergabung Dengan Manusia. Cerita Luqman jadi bahan pembicaraan kami sampai esok hari. Judul cerita Noval adalah Nahkoda dan Air Terjun. Ceritaku berjudul Kisah si Gula Kubus. Cerita Nabila adalah Detektif dan Gunung Masigit.
Ceritaku dan Nabila direkam dengan handphone mama karena papan tulisnya tidak cukup.
Sambil bercerita kami tertawa dan tertawa sampai pelajaran selesai. Lalu kami tidur. Aku tidur dengan Nabila dan mama di kamar tengah. Sementara Luqman dan Noval tidur dengan papa di kamar depan. Kami tidur dengan hati yang gembira.
Azkia Ainul Mardhiah
Sabtu, 19 Mei 2012, Cerah
( Saturday, 19 May 2012, Sunny )